New Update:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tech & Trends » Mission Center 1.0: Aplikasi System Monitoring Keren untuk Ubuntu

Mission Center 1.0: Aplikasi System Monitoring Keren untuk Ubuntu

  • account_circle SaidWP - Blog
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 906
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Apa Itu Mission Center 1.0?

Buat kamu yang pake Ubuntu dan butuh aplikasi system monitoring yang gampang dipake, Mission Center Ubuntu versi 1.0 wajib banget dicoba. Rilis Mei 2025, aplikasi open-source ini dibuat pake Rust, GTK4, dan Libadwaita. Bayangin Task Manager-nya Windows, tapi versi Linux yang lebih sleek. Kamu bisa pantau CPU, RAM, disk, jaringan, GPU, sampe kipas sistem secara real-time. Yuk, kita bahas apa aja yang bikin aplikasi ini spesial!

Fitur-Fitur Keren Mission Center 1.0

Mission Center 1.0 punya banyak upgrade yang bikin dia beda dari aplikasi system monitoring lain kayak GNOME System Monitor atau htop. Ini dia beberapa fitur unggulannya:

1. S.M.A.R.T. Data untuk Disk

Fitur baru yang bikin ngiler adalah dukungan S.M.A.R.T. data buat disk SATA dan NVMe. Cukup klik ikon info di tab disk, kamu bisa lihat sisa kapasitas, total data yang udah dibaca/ditulis, sampe siklus daya. Ini super berguna buat cek kesehatan drive. Tapi, ada catatan kecil: status pengujian S.M.A.R.T. kadang belum muncul (OMG! Ubuntu).

2. Network Monitoring Per-Proses

Sekarang, Mission Center bisa pantau penggunaan jaringan tiap aplikasi atau proses. Keren, kan? Cuma, kamu perlu install nethogs biar kolom “Network” muncul di tab “Apps”. Dengan ini, kamu bisa tahu aplikasi mana yang nyedot bandwidth. Tinggal urutin berdasarkan penggunaan jaringan. Cek caranya di Mission Center Wiki.

3. Dukungan GPU Raspberry Pi

Versi 1.0 nambah dukungan buat GPU Raspberry Pi pake NVTOP terbaru, tapi butuh kernel Linux 6.12+. Sayangnya, di Ubuntu 25.04 untuk Pi 4/5, fitur ini masih agak bermasalah (OMG! Ubuntu). Tapi, buat GPU NVIDIA dan AMD, monitoring penggunaan, memori, dan daya tetep jalan mulus.

4. Backend Magpie yang Ngebut

Mission Center 1.0 pake backend baru namanya Magpie, pengganti Gatherer. Backend ini bisa dipake aplikasi lain dan bikin pengumpulan data lebih efisien. Hasilnya? Aplikasi ini lebih hemat CPU dan RAM, plus grafiknya lebih smooth berkat rendering OpenGL (It’s FOSS).

5. Antarmuka yang Makin Kece

UI Mission Center sekarang lebih responsif. Grafiknya bisa ditampilin sebagai garis halus, mirip GNOME System Monitor. Kamu juga bisa ganti tema terang atau gelap sesuka hati. Tab “Apps” dan “Services” juga dirombak biar nunjukin lebih banyak info, kayak PID, CPU, memori, disk, sampe kontrol buat ngatur layanan systemd/OpenRC.

Cara Pasang Mission Center di Ubuntu

Install Mission Center di Ubuntu gampang banget, apalagi lewat Flatpak atau Snap. Ini langkah-langkah buat Flatpak:

  • Buka terminal (Ctrl+Alt+T).
  • Pastikan Flatpak udah terinstall:
Bash
sudo apt install flatpak
  • Tambah Flathub dan install Mission Center:
Bash
flatpak install flathub io.missioncenter.MissionCenter
  • Jalankan aplikasinya:
Bash
flatpak run io.missioncenter.MissionCenter

Mau pake network monitoring per-proses? Install nethogs dulu:

Bash
sudo apt install nethogs

Alternatif lain, kamu bisa pake Snap:

Bash
sudo snap install mission-center

Atau download AppImage dari GitLab-nya Mission Center.

Kenapa Harus Pake Mission Center di Ubuntu?

Dibandingkan alat CLI kayak htop atau top, Mission Center punya antarmuka grafis yang lebih friendly, cocok buat pemula maupun pro. Meskipun nggak terlalu cocok buat Ubuntu Server karena butuh GUI, aplikasi ini top banget buat desktop Ubuntu. Apa aja kelebihannya?

  • Ringan dan Cepet: Rendering pake OpenGL bikin CPU nggak ngos-ngosan.
  • Fitur Lengkap: Dari S.M.A.R.T. data sampe monitoring kipas, semua ada.
  • Desain Modern: Antarmuka GTK4/Libadwaita nyatu banget sama GNOME.

Tapi, ada beberapa kekurangan. Contohnya, dukungan buat GPU Intel masih terbatas (nggak bisa lihat VRAM atau suhu). Terus, di Linux Mint/Cinnamon, kadang aplikasi baru nggak muncul di tab “Applications” (Snap Store).

Kesimpulan

Mission Center 1.0 adalah aplikasi system monitoring yang wajib kamu coba di Ubuntu. Dengan fitur kayak S.M.A.R.T. data, network monitoring per-proses, dan dukungan GPU yang makin luas, aplikasi ini bisa nyanyi bareng alat kayak Resources atau GNOME System Monitor. Cocok buat developer, sysadmin, atau kamu yang cuma pengen tahu apa yang lagi jalan di sistem. Install sekarang dan cek sendiri betapa gampangnya pantau performa Ubuntu!

Referensi:

  • Penulis: SaidWP - Blog

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Paket Hemat Website WordPress

    Paket Hemat Website WordPress – Cuma Rp2.000.000/Tahun!

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Paket Hemat Website WordPress – Mau punya website profesional tanpa ribet teknis dan biaya mahal? Tenang, kamu nggak perlu lagi pusing cari domain, sewa hosting, atau install WordPress dari awal. Dengan Paket Hemat Website WordPress, semuanya kami bantu dari nol sampai website kamu siap online! Paket ini cocok banget buat kamu yang ingin tampil online […]

  • apa itu BillionMail 4:16 Play Button

    Kenalan Sama Billionmail – Bikin Email Sendiri di VPS!

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    Di tengah mahalnya layanan email marketing seperti Mailchimp, Sendinblue, dan sejenisnya, muncul solusi baru yang menjanjikan: BillionMail. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu BillionMail, keunggulannya, dan kenapa kamu perlu mempertimbangkannya untuk keperluan email marketing maupun komunikasi bisnis. Apa Itu BillionMail? BillionMail adalah platform mail server self-hosted yang dikembangkan oleh tim dari aaPanel, control […]

  • cPGuard Firewall & Malware Protection Terbaik untuk Linux Server dari OpsShield – Solusi Keamanan 2025

    cPGuard Firewall & Malware Protection Terbaik untuk Linux Server dari OpsShield – Solusi Keamanan 2025

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle SaidWP - Post
    • visibility 798
    • 0Komentar

    Lindungi server Linux Anda dengan cPGuard Firewall & Malware Protection dari OpsShield. Temukan fitur canggih, kelebihan dibanding Imunify360.

  • keuntungan menggunakan cdn

    5 Keuntungan Menggunakan CDN untuk Website Anda

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle SaidWP - Post
    • visibility 881
    • 0Komentar

    Keuntungan menggunakan cdn ini tidak hanya berdampak pada kecepatan akses tetapi juga mengurangi beban pada server, yang bisa mengurangi biaya infrastruktur IT.

  • xmlrpc.php WordPress

    Kenapa xmlrpc.php WordPress Selalu Jadi Target Serangan?

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    Kalau kamu udah lama pakai WordPress, pasti pernah denger soal file xmlrpc.php. Mau websitenya kosong, isinya dummy, atau sudah live produksi—file ini selalu aja disamperin bot dan attacker. Kenapa bisa begitu, padahal kadang kita sendiri gak pakai fitur ini? Di artikel ini, kita bahas tuntas alasan xmlrpc.php WordPress jadi incaran, dan gimana cara aman menanganinya. […]

  • Dual Boot vs Virtual Machine

    Dual Boot vs Virtual Machine: Mana yang Lebih Cocok untuk PC Kamu?

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Dual Boot vs Virtual Machine – Pernah nggak sih dengar temen ngegas soal dual boot atau virtual machine (VM) tapi bingung apa bedanya? Atau mungkin kamu sendiri lagi galau, pengen pasang Windows dan Linux di satu PC tapi takut ribet? Tenang, artikel ini bakal bongkar habis dua opsi ini dengan gaya yang nggak bikin ngantuk. […]

expand_less