New Update:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tech & Trends » Mission Center 1.0: Aplikasi System Monitoring Keren untuk Ubuntu

Mission Center 1.0: Aplikasi System Monitoring Keren untuk Ubuntu

  • account_circle SaidWP - Blog
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 976
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Apa Itu Mission Center 1.0?

Buat kamu yang pake Ubuntu dan butuh aplikasi system monitoring yang gampang dipake, Mission Center Ubuntu versi 1.0 wajib banget dicoba. Rilis Mei 2025, aplikasi open-source ini dibuat pake Rust, GTK4, dan Libadwaita. Bayangin Task Manager-nya Windows, tapi versi Linux yang lebih sleek. Kamu bisa pantau CPU, RAM, disk, jaringan, GPU, sampe kipas sistem secara real-time. Yuk, kita bahas apa aja yang bikin aplikasi ini spesial!

Fitur-Fitur Keren Mission Center 1.0

Mission Center 1.0 punya banyak upgrade yang bikin dia beda dari aplikasi system monitoring lain kayak GNOME System Monitor atau htop. Ini dia beberapa fitur unggulannya:

1. S.M.A.R.T. Data untuk Disk

Fitur baru yang bikin ngiler adalah dukungan S.M.A.R.T. data buat disk SATA dan NVMe. Cukup klik ikon info di tab disk, kamu bisa lihat sisa kapasitas, total data yang udah dibaca/ditulis, sampe siklus daya. Ini super berguna buat cek kesehatan drive. Tapi, ada catatan kecil: status pengujian S.M.A.R.T. kadang belum muncul (OMG! Ubuntu).

2. Network Monitoring Per-Proses

Sekarang, Mission Center bisa pantau penggunaan jaringan tiap aplikasi atau proses. Keren, kan? Cuma, kamu perlu install nethogs biar kolom “Network” muncul di tab “Apps”. Dengan ini, kamu bisa tahu aplikasi mana yang nyedot bandwidth. Tinggal urutin berdasarkan penggunaan jaringan. Cek caranya di Mission Center Wiki.

3. Dukungan GPU Raspberry Pi

Versi 1.0 nambah dukungan buat GPU Raspberry Pi pake NVTOP terbaru, tapi butuh kernel Linux 6.12+. Sayangnya, di Ubuntu 25.04 untuk Pi 4/5, fitur ini masih agak bermasalah (OMG! Ubuntu). Tapi, buat GPU NVIDIA dan AMD, monitoring penggunaan, memori, dan daya tetep jalan mulus.

4. Backend Magpie yang Ngebut

Mission Center 1.0 pake backend baru namanya Magpie, pengganti Gatherer. Backend ini bisa dipake aplikasi lain dan bikin pengumpulan data lebih efisien. Hasilnya? Aplikasi ini lebih hemat CPU dan RAM, plus grafiknya lebih smooth berkat rendering OpenGL (It’s FOSS).

5. Antarmuka yang Makin Kece

UI Mission Center sekarang lebih responsif. Grafiknya bisa ditampilin sebagai garis halus, mirip GNOME System Monitor. Kamu juga bisa ganti tema terang atau gelap sesuka hati. Tab “Apps” dan “Services” juga dirombak biar nunjukin lebih banyak info, kayak PID, CPU, memori, disk, sampe kontrol buat ngatur layanan systemd/OpenRC.

Cara Pasang Mission Center di Ubuntu

Install Mission Center di Ubuntu gampang banget, apalagi lewat Flatpak atau Snap. Ini langkah-langkah buat Flatpak:

  • Buka terminal (Ctrl+Alt+T).
  • Pastikan Flatpak udah terinstall:
Bash
sudo apt install flatpak
  • Tambah Flathub dan install Mission Center:
Bash
flatpak install flathub io.missioncenter.MissionCenter
  • Jalankan aplikasinya:
Bash
flatpak run io.missioncenter.MissionCenter

Mau pake network monitoring per-proses? Install nethogs dulu:

Bash
sudo apt install nethogs

Alternatif lain, kamu bisa pake Snap:

Bash
sudo snap install mission-center

Atau download AppImage dari GitLab-nya Mission Center.

Kenapa Harus Pake Mission Center di Ubuntu?

Dibandingkan alat CLI kayak htop atau top, Mission Center punya antarmuka grafis yang lebih friendly, cocok buat pemula maupun pro. Meskipun nggak terlalu cocok buat Ubuntu Server karena butuh GUI, aplikasi ini top banget buat desktop Ubuntu. Apa aja kelebihannya?

  • Ringan dan Cepet: Rendering pake OpenGL bikin CPU nggak ngos-ngosan.
  • Fitur Lengkap: Dari S.M.A.R.T. data sampe monitoring kipas, semua ada.
  • Desain Modern: Antarmuka GTK4/Libadwaita nyatu banget sama GNOME.

Tapi, ada beberapa kekurangan. Contohnya, dukungan buat GPU Intel masih terbatas (nggak bisa lihat VRAM atau suhu). Terus, di Linux Mint/Cinnamon, kadang aplikasi baru nggak muncul di tab “Applications” (Snap Store).

Kesimpulan

Mission Center 1.0 adalah aplikasi system monitoring yang wajib kamu coba di Ubuntu. Dengan fitur kayak S.M.A.R.T. data, network monitoring per-proses, dan dukungan GPU yang makin luas, aplikasi ini bisa nyanyi bareng alat kayak Resources atau GNOME System Monitor. Cocok buat developer, sysadmin, atau kamu yang cuma pengen tahu apa yang lagi jalan di sistem. Install sekarang dan cek sendiri betapa gampangnya pantau performa Ubuntu!

Referensi:

  • Penulis: SaidWP - Blog

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • aaPanel control panel VPS 1:22 Play Button

    Day 1: Kenalan Sama aaPanel – Control Panel Gratis untuk VPS

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    aaPanel control panel VPS – Kalau kamu baru mulai belajar mengelola VPS, mungkin kamu pernah mendengar istilah control panel seperti cPanel, Plesk, atau Webmin. Nah, di antara banyak pilihan, ada satu panel gratis dan ringan yang layak banget kamu coba: aaPanel. Saya pribadi juga baru kenal dengan aaPanel belum lama ini, dan jujur, cukup terkesan. […]

  • keuntungan menggunakan cdn

    5 Keuntungan Menggunakan CDN untuk Website Anda

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle SaidWP - Post
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Keuntungan menggunakan cdn ini tidak hanya berdampak pada kecepatan akses tetapi juga mengurangi beban pada server, yang bisa mengurangi biaya infrastruktur IT.

  • cara memilih hosting yang tepat

    6 Cara Memilih Hosting yang Tepat untuk Website Anda

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle SaidWP - Post
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang cara memilih hosting yang tepat, membantu Anda membuat keputusan yang informasi dan tepat.

  • frontend vs backend developer

    Frontend vs Backend Developer: Antara Desain Mewah dan Realita Server 🤯

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Groknesia - Meme
    • visibility 783
    • 0Komentar

    🧠 Penjelasan Meme Frontend vs Backend Developer – Meme ini menggambarkan perasaan backend developer saat menerima desain frontend yang “cantik”, “kreatif”, dan penuh efek… …tapi realitanya bikin backend harus mengatur logika, API, validasi, caching, dan keamanan seindah mungkin — tanpa membuat server terbakar. 🔥 🎭 Konteks Meme Berikut beberapa narasi yang cocok menggambarkan meme ini: […]

  • ssh

    SSH: 5 Essential Steps for Secure, Powerful, and Efficient Remote Access

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle SaidWP - Post
    • visibility 831
    • 0Komentar

    SSH adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengamankan komunikasi antara dua komputer melalui jaringan yang tidak aman, seperti internet.

  • Harapan vs Realita Antivirus Gratis

    Harapan vs Realita Antivirus Gratis

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Groknesia - Meme
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Harapan vs Realita Antivirus Gratis – Penjelasan Meme  Meme ini menyindir ekspektasi berlebihan terhadap antivirus gratis. Saat kamu mengira antivirus gratis akan menjadi pahlawan yang menyelamatkan komputer dari virus… hasil akhirnya bisa bikin kamu tepok jidat. 😅 Konteks Meme Terdiri dari enam panel lucu dan satir: Panel 1: Virus dan komputer kamu tampak “mesra”, si […]

expand_less