New Update:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Life » Disable Auto Backup Google Photos di Android & iPhone

Disable Auto Backup Google Photos di Android & iPhone

  • account_circle SaidWP - Blog
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 438
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Auto backup Google Photos kadang bikin nyaman, tapi juga bisa bikin pusing. Nyaman karena semua foto aman di cloud, bisa dibuka dari perangkat apa saja.

Tapi pusing karena kuota Google Drive cepat penuh, paket data bisa habis, dan sebagian orang kurang nyaman soal privasi.

Di artikel ini, kami bakal bahas lengkap:

  • Kenapa orang memilih pakai auto backup.
  • Kenapa juga ada yang memilih mematikan auto backup.
  • Cara disable auto backup di Android dan iPhone.
  • Trik hemat kuota: auto backup hanya lewat WiFi.
  • Catatan tambahan biar kamu bisa pilih sesuai kebutuhan.

Kenapa Memilih Auto Backup?

Banyak alasan kenapa fitur ini dianggap sebagai penyelamat:

  1. Anti kehilangan foto penting
    HP bisa hilang, rusak, atau kepenuhan memori. Dengan backup otomatis, kenanganmu aman di cloud.
  2. Mudah diakses di mana saja
    Punya iPhone di rumah, Android di kantor, atau laptop buat kerja? Semua foto bisa dibuka di photos.google.com atau aplikasi Google Photos.
  3. Memori HP jadi lega
    Kalau foto/video sudah aman di cloud, kamu bisa hapus salinan lokal di HP untuk kasih napas lega ke memori internal.

Kenapa Memilih Mematikan Auto Backup?

Di sisi lain, banyak juga yang lebih nyaman kalau auto backup dimatikan. Alasannya?

  1. Privasi & keamanan
    Nggak semua orang pengen foto pribadinya ‘nongkrong’ di server Google. Ada yang lebih nyaman simpan lokal atau di hard disk pribadi.
  2. Kuota Google Drive cepat habis
    Ingat, Google kasih gratis 15 GB aja untuk Gmail, Drive, dan Photos digabung. Kalau kamu tipe yang rajin selfie, dijamin cepet banget penuh.
  3. Hemat kuota internet
    Bayangin lagi di luar rumah, terus foto/video langsung ke-upload. Bisa-bisa paket data langsung jebol.
  4. Lebih suka kontrol manual
    Ada orang yang pengennya foto dipilih dulu baru di-upload, bukan otomatis semua langsung diangkut ke cloud.

Cara Disable Auto Backup di Android

Langkah-langkah:

  1. Buka Google Photos.
  2. Tap profil → Setelan Foto.
  3. Pilih Cadangan (Backup).
  4. Matikan toggle Cadangkan & sinkronkan (Back up & sync).

Cara Disable Auto Backup di iPhone

Langkah-langkah:

  1. Buka Google Photos.
  2. Tap profil → Setelan Foto.
  3. Pilih Backup.
  4. Geser toggle Back up & sync ke Off.

Opsi: Auto Backup Hanya Lewat WiFi

Kalau kamu mau hemat kuota tapi tetap bisa backup, maka atur supaya backup jalan hanya ketika pakai WiFi.

Langkah:

  • Google Photos → Setelan Foto → Backup → Penggunaan data seluler → Jangan gunakan data seluler untuk backup.

Catatan Penting Tentang Auto Backup

  • Foto lama yang sudah ter-backup, tetap ada di cloud walau auto backup dimatikan.
  • Bahasa menu bisa beda: “Backup” vs “Cadangan”.
  • Pastikan aplikasi update biar menunya sama.
  • Bisa kombinasi strategi: backup hanya album tertentu atau lewat WiFi saja.

FAQ (Sering Ditanyakan)

Q: Kalau saya matikan backup, apa foto di HP ikut hilang?
A: Nggak. Foto di HP tetap aman. Yang dimatikan cuma upload otomatisnya.

Q: Kalau storage Google saya sudah terlanjur penuh?
A: Bisa hapus foto di cloud, beli storage tambahan Google One, atau matikan backup biar nggak makin penuh.

Q: Aman nggak sih simpan foto di Google Photos?
A: Secara umum aman, tapi kalau privasi adalah concern utama, lebih baik disimpan di media lokal (HDD, NAS, atau server pribadi).

Penutup

Sekarang kamu bisa pilih: nyalain auto backup biar aman dari kehilangan, atau matiin biar privasi dan kuota lebih terjaga. Semua balik ke kebutuhanmu.

Yang penting, kamu yang pegang kendali atas data dan kenangan digitalmu.

  • Penulis: SaidWP - Blog

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • SSH di Macbook

    Cara Menggunakan SSH & Alias zsh di Macbook

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 640
    • 0Komentar

    SSH di Macbook – Kalau kamu sering ngulik VPS dari Macbook, pasti tahu pentingnya akses SSH yang cepat dan efisien. Tapi gimana kalau kita bisa bikin proses itu jauh lebih simpel? Artikel ini akan ngebahas step-by-step cara menggunakan SSH di Macbook dan mengatur alias di zsh supaya kerjaan kamu lebih gesit. 1. Cek SSH Key […]

  • WordPress 6.8

    Mengenal WordPress 6.8: Fitur Baru untuk Website Lebih Cepat dan Aman

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle SaidWP - Post
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Apa Itu WordPress 6.8? WordPress 6.8, yang diberi nama “Cecil” untuk menghormati musisi jazz legendaris Cecil Taylor, telah resmi dirilis pada April 2025. Versi ini membawa berbagai peningkatan yang fokus pada kecepatan, keamanan, dan kemudahan penggunaan. Dari fitur Speculative Loading hingga keamanan yang ditingkatkan dengan bcrypt, WordPress 6.8 menawarkan alat-alat baru untuk meningkatkan performa website […]

  • ssh

    SSH: 5 Essential Steps for Secure, Powerful, and Efficient Remote Access

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle SaidWP - Post
    • visibility 540
    • 0Komentar

    SSH adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengamankan komunikasi antara dua komputer melalui jaringan yang tidak aman, seperti internet.

  • xmlrpc.php WordPress

    Kenapa xmlrpc.php WordPress Selalu Jadi Target Serangan?

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 960
    • 0Komentar

    Kalau kamu udah lama pakai WordPress, pasti pernah denger soal file xmlrpc.php. Mau websitenya kosong, isinya dummy, atau sudah live produksi—file ini selalu aja disamperin bot dan attacker. Kenapa bisa begitu, padahal kadang kita sendiri gak pakai fitur ini? Di artikel ini, kita bahas tuntas alasan xmlrpc.php WordPress jadi incaran, dan gimana cara aman menanganinya. […]

  • monitoring server dengan PingAja

    Monitoring Server Jadi Gampang dengan PingAja

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 998
    • 0Komentar

    monitoring server dengan PingAja – Sebagai sysadmin, developer, atau pemilik VPS, menjaga server tetap online adalah prioritas utama. Namun, mengecek dashboard monitoring setiap hari bisa menyita waktu—apalagi kalau kamu mengelola banyak server sekaligus. Untungnya, ada solusi monitoring ringan tapi efektif: PingAja. Apa Itu PingAja? PingAja adalah layanan monitoring server buatan anak bangsa yang dirancang untuk […]

  • Paket Hemat Website WordPress

    Paket Hemat Website WordPress – Cuma Rp2.000.000/Tahun!

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle SaidWP - Blog
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Paket Hemat Website WordPress – Mau punya website profesional tanpa ribet teknis dan biaya mahal? Tenang, kamu nggak perlu lagi pusing cari domain, sewa hosting, atau install WordPress dari awal. Dengan Paket Hemat Website WordPress, semuanya kami bantu dari nol sampai website kamu siap online! Paket ini cocok banget buat kamu yang ingin tampil online […]

expand_less